Penggambaran Yesus

Artikel utama: Yesus dalam karya seni
Yesus menyembuhkan orang lumpuh dalam salah satu penggambaran Yesus yang pertama diketahui dari Dura-Europos pada abad ke-2.

Beberapa penggambaran yang paling awal mengenai Yesus di gereja Dura-Europos secara tegas ditarikhkan sebelum tahun 256.[407] Setelah itu, kendati kekurangan referensi kitab suci ataupun catatan sejarah, sejumlah besar penggambaran Yesus muncul pada dua milenium terakhir yang seringkali dipengaruhi oleh latar belakang budaya, keadaan politik, dan konteks teologis.[310][311][323] Sebagaimana dalam seni rupa Kekristenan awal lainnya, penggambaran-penggambaran paling awal berasal dari akhir abad kedua atau awal abad ketiga, dan gambar-gambar yang masih ada hingga sekarang utamanya ditemukan di Katakomba Roma.[408]

Penggambaran Yesus dalam rupa gambar sangat kontroversial pada masa Gereja perdana.[409][410][411] Sejak abad ke-5 dan seterusnya, ikon-ikon bercat dalam bentuk datar menjadi populer dalam Gereja Timur.[412] Ikonoklasme Bizantium menjadi penghalang perkembangannya di dunia Timur, namun pada abad kesembilan seni rupa tersebut diijinkan kembali.[310] Transfigurasi merupakan salah satu tema utama dalam seni rupa Kristen Timur, dan setiap rahib Ortodoks Timur yang telah terlatih dalam melukis ikon harus dapat membuktikan keahliannya dengan cara melukis suatu ikon yang menggambarkan peristiwa tersebut.[413] Ikon-ikon menerima tanda-tanda penghormatan eksternal, seperti ciuman dan sujud, serta dipandang sebagai saluran rahmat ilahi yang memiliki kuasa.[412]

Sebelum Reformasi Protestan, crucifix (umumnya disebut "salib" saja) merupakan hal umum dalam Kekristenan Barat.[414] Crucifix merupakan suatu model salib yang terdapat tubuh Yesus tersalib,[414] menjadi ornamen utama altar pada abad ke-13 yang penggunaannya telah nyaris universal di dalam bangunan-bangunan gereja Katolik Roma sampai masa sekarang.[414]

Yesus ditampilkan sebagai seorang bayi dalam sebuah palungan (tempat pakan ternak) di kandang atau gua Natal yang menggambarkan adegan Kelahiran.[415] Ia biasanya disandingkan dengan Maria, Yusuf, berbagai hewan, para gembala, para malaikat, dan orang-orang Majus.[415] Fransiskus dari Asisi (1181/82–1226) dianggap sebagai orang yang mempopulerkan gua Natal, meskipun ia kemungkinan tidak memprakarsainya.[415] Gua Natal mencapai puncak ketenarannya pada abad ke-17 dan ke-18 di selatan Eropa.[415]

Masa Renaisans melahirkan sejumlah seniman yang berfokus pada penggambaran Yesus; Fra Angelico dan seniman lainnya mengikuti Giotto dalam hal pengembangan sistematis gambar-gambar yang tidak memiliki banyak detail.[310]

Reformasi Protestan membawa pembaruan perlawanan terhadap penggambaran, namun pelarangan secara total sangatlah jarang, dan keberatan Protestan terhadap gambar-gambar cenderung menurun sejak abad ke-16. Meskipun gambar-gambar besar umumnya dihindari, beberapa kalangan Protestan saat ini berkeberatan atas ilustrasi-ilustrasi buku yang menggambarkan Yesus.[416][417] Penggunaan penggambaran Yesus dianjurkan oleh para pemimpin denominasi seperti Anglikan dan Katolik[418][419][420] serta merupakan suatu elemen utama dalam tradisi Ortodoks Timur.[421][422]

Referensi

WikiPedia: Yesus http://balat.kikirpa.be/object/104257116882 http://www.aish.com/jewishissues/jewishsociety/Why... http://bahai-library.com/cole_concept_manifestatio... http://bahai-library.com/stockman_jesus_bahai_writ... http://www.britannica.com/EBchecked/topic/137622/T... http://www.britannica.com/EBchecked/topic/303091/J... http://www.britannica.com/EBchecked/topic/303091/J... http://www.britannica.com/biography/Jesus-Christ http://www.britannica.com/biography/Jesus-Christ#t... http://www.catholicnews.com/data/stories/cns/10021...