Wilayah seberang laut Britania

Wilayah Seberang Laut Britania (bahasa Inggris: British Overseas Territories) merupakan empat belas wilayah Britania Raya yang, walaupun bukan merupakan bagian dari Britania Raya, tetapi berada dalam yurisdiksinya.[1] Wilayah-wilayah tersebut adalah sisa Imperium Britania yang belum mendapatkan kemerdekaan atau telah memilih untuk tetap menjadi wilayah Britania. Nama "Wilayah Seberang Laut Britania" diperkenalkan oleh Undang-Undang Wilayah Seberang Laut Britania 2002, menggantikan nama Wilayah Dependensi Britania, yang diperkenalkan oleh Undang-Undang Kebangsaan Britania 1981. Sebelum 1981, wilayah-wilayah tersebut dikenal sebagai koloni atau Koloni Mahkota.Selain Teritori Antartika Britania, yang tidak memiliki penghuni tetap[butuh rujukan], dan Area Pangkalan Kuasa di Siprus, yang merupakan pangkalan militer, seluruh wilayah seberang laut lainnya memiliki penghuni tetap. Secara keseluruhan wilayah-wilayah tersebut mencakup daratan seluas 1.726.950 kilometer persegi (667.000 sq mi) - walaupun 1.709.400 km2 merupakan Teritori Antartika Britania - dan populasi sejumlah 260.000.[2][3] Teritori Antartika Britania merupakan bagian dari suatu perjanjian pengakuan setara dengan 4 negara berdaulat lain dan wilayah Antartika mereka. Britania Raya adalah anggota Traktat Antartika.[4]Wilayah Jersey, Guernsey, dan Pulau Man, walaupun juga berada di bawah kedaulatan Kerajaan Britania, memiliki hubungan konstitusional yang berbeda dengan Britania Raya, dan diklasifikasikan sebagai Dependensi Mahkota.[5][6][7] Wilayah Seberang Laut Britania dan Dependensi Mahkota berbeda dengan Negara-Negara Persemakmuran, suatu asosiasi sukarela yang beranggotakan negara-negara yang memiliki hubungan historis dengan Imperium Britania.