Timbal
Timbal

Timbal

Timbal (disebut juga timbel, plumbum, atau timah hitam)[lower-alpha 1] adalah unsur kimia dengan lambang Pb dan nomor atom 82. Unsur ini merupakan logam berat dengan massa jenis yang lebih tinggi daripada banyak bahan yang ditemui sehari-hari. Timbal memiliki sifat lunak, mudah ditempa, dan bertitik leleh rendah. Saat baru dipotong, timbal berwarna perak mengilat kebiruan, tetapi jika terpapar udara permukaannya akan berubah menjadi warna abu-abu buram. Timbal adalah unsur stabil bernomor atom tertinggi dan tiga di antara isotopnya adalah hasil akhir peluruhan berantai unsur-unsur yang lebih berat.Timbal adalah logam golongan IVA (14) yang relatif lengai atau tidak mudah bereaksi. Logam ini bersifat amfoter; unsur timbal maupun senyawa oksidanya mudah bereaksi dengan asam maupun basa. Dalam senyawa, timbal biasanya memiliki bilangan oksidasi +2, dan jarang teroksidasi hingga +4 yang umum pada unsur golongan IVA di atasnya. Namun, bilangan oksidasi +4 sering terjadi dalam senyawa-senyawa organotimbal.Timbal dapat ditambang dari bijih mineral tertentu; hal ini dilakukan sejak zaman prasejarah di Asia Kecil. Galena, bijih timbal yang paling utama, sering mengandung perak, sehingga banyak ditambang dan digunakan di Romawi Kuno. Namun, produksinya menurun sejak keruntuhan Romawi, dan baru pada Revolusi Industri produksi timbal kembali mencapai tingkat seperti zaman Romawi. Pada 2014, produksi timbal dunia melebihi 10 juta ton per tahun, dan lebih dari setengahnya dihasilkan melalui daur ulang.Sifat-sifat timbal yang berguna di antaranya adalah kepadatan tinggi, titik leleh rendah, kemudahan ditempa, dan tahan korosi. Selain itu, logam ini relatif murah dan banyak ditemukan sumbernya, sehingga sering digunakan manusia, termasuk untuk bangunan, pipa air, baterai, peluru, pemberat, solder, cat, zat aditif bahan bakar, dan tameng radiasi. Namun, sejak abad ke-19, sifat racun timbal mulai ditemukan dan penggunaannya mulai dikurangi. Timbal dapat masuk tubuh manusia melalui makanan, minuman, serta udara atau debu yang tercemar. Unsur ini merusak sistem saraf dan mengganggu fungsi enzim dalam tubuh. Timbal sangat berbahaya terutama untuk anak-anak karena dapat mengganggu pertumbuhan otak.

Timbal

Modulus Bulk 46 GPa
Ekspansi kalor 28,9 µm/(m·K) (suhu 25 °C)
Kalor penguapan 179,5 kJ/mol
Kepadatan mendekati s.k. 11,34 g/cm3
saat cair, pada t.l. 10,66 g/cm3
Penampilan abu-abu metalik
Struktur kristal kubus berpusat muka (fcc)
Elektronegativitas Skala Pauling: 1,87 (+2) 2,33 (+4)
Periode periode 6
Jari-jari van der Waals 202 pm
Nomor CAS 7439-92-1
Skala Brinell 38,3 MPa
Nama, simbol timbal, Pb
Konfigurasi elektron [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p2
P (Pa)1101001 k10 k100 kat T (K) Tekanan uap
P (Pa)1101001 k10 k100 k
at T (K)97810881229141216602027
Titik lebur 600,61 K ​(327,46 °C, ​621,43 °F)
Modulus Shear 5,6 GPa
at T (K) 978
Konduktivitas termal 35,3 W/(m·K)
Arah magnet diamagnetik
Golongan, blok golongan 14 (golongan karbon), blok-p
Rasio Poisson 0,44
Bilangan oksidasi +2, +4, lainnya langka
Jari-jari kovalen 146±5 pm
205Pb sintetis
Nomor atom (Z) 82
Resistivitas listrik 208 n Ω·m (suhu 20 °C)
Bobot atom standar (Ar) 207,2
Skala Mohs 1,5
Iso­topKelim­pahanWaktu paruh (t1/2)Moda peluruhanPro­duk204Pb205Pb210Pb
Iso­topKelim­pahanWaktu paruh (t1/2)Moda peluruhanPro­duk
204Pb1,4%>1,4×1017 thnα200Hg
205Pbsintetis1,53×107 thnε205Tl
206Pb24,1%206Pb stabil dengan 124 neutron
207Pb22,1%207Pb stabil dengan 125 neutron
208Pb52,4%208Pb stabil dengan 126 neutron
210Pbrenik22,3 thnα206Hg
β210Bi
204Pb 1,4%
Jari-jari atom empiris: 175 pm
Kalor peleburan 4,77 kJ/mol
per kelopak 2, 8, 18, 32, 18, 4
Fase solid
210Pb renik
Titik didih 2022 K ​(1749 °C, ​3180 °F)
Kategori unsur   logam pasca-transisi
Kapasitas kalor molar 26,650 J/(mol·K)
Kecepatan suara batang ringan (setelah annealing)
1190 m/s (pada s.k.)
Modulus Young 16 GPa

Referensi

WikiPedia: Timbal http://www.abc.net.au/news/2003-08-13/toronto-muse... http://lead.org.au/lanv2n1/lanv2n1-11.html http://lead.org.au/lanv2n3/lanv2n3-22.html http://www.merriam-webster.com/dictionary/lead http://www.progressivedyn.com/battery_basics.html http://www.scientificamerican.com/article/malleabi... http://thehill.com/policy/energy-environment/32205... http://ruby.chemie.uni-freiburg.de/Vorlesung/inter... http://metadata.berkeley.edu/nuclear-forensics/Dec... http://adsabs.harvard.edu/abs/1957RvMP...29..547B