Analog dan digital Telekomunikasi

Dalam mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim, ada dua cara pengiriman yang dipakai:

Pertama adalah sinyal analog, mengubah bentuk informasi ke sinyal analog dimana sinyal berbentuk gelombang listrik yang kontinyu (terus menerus) kemudian dikirim oleh media transmisi. Sinyal analog diwakili oleh bentuk gelombang kontinu yang melewati media komunikasi dan telah digunakan untuk komunikasi suara. Perangkat analog yang paling umum adalah handset telepon, speaker di komputer, atau earphone iPod, yang semuanya menciptakan bentuk gelombang analog yang dapat didengar telinga.

Kedua adalah sinyal digital, dimana setelah informasi diubah menjadi sinyal analog kemudian diubah lagi menjadi sinyal yang terputus-putus (discrete). Sinyal yang terputus-putus dikodekan dalam sinyal digital yaitu sinyal "0" dan "1".

Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi, sinyal analog mudah terkena gangguan terutama gangguan induksi dan cuaca, sehingga di sisi penerima sinyal tersebut terdegradasi. Sementara untuk sinyal digital tahan terhadap gangguan induksi dan cuaca, selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima, sinyal masih diterima dalam kualitas yang sama dengan pengiriman. [1]Modem merupakan kepanjangan dari modulator-demodulator. Kabel modem menyambungkan komputer ke internet menggunakan kabel internet. Modem nirkabel memiliki fungsi yang sama dengan modem tradisional, mengkoneksikan komputer dengan jaringan nirkabel seperti jaringan telepon atau jaringan Wi-Fi