Surakarta

Koordinat: 7°33′24″S 110°49′17″E / 7.5567545°S 110.8213985°E / -7.5567545; 110.8213985Kota Surakarta (Hanacaraka: ꦑꦸꦛꦯꦸꦫꦏꦂꦠ, Jawa: Kutha Surakarta), juga disebut Solo (ꦱꦭ), adalah wilayah otonom dengan status Kota di bawah Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, dengan penduduk 519.587 jiwa (2019) dan kepadatan 11.798,06/km2.[1] Kota dengan luas 44,04 km2, ini berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Boyolali di sebelah Utara, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah Timur dan barat, dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah Selatan.[2] Kota ini juga merupakan kota terbesar ketiga di pulau Jawa bagian Selatan setelah Bandung dan Malang menurut jumlah penduduk. Sisi Timur kota ini dilewati sungai yang terabadikan dalam salah satu lagu keroncong, Bengawan Solo. Bersama dengan Yogyakarta, Surakarta merupakan pewaris Kesultanan Mataram yang dipecah melalui Perjanjian Giyanti, pada tahun 1755.

Surakarta

Situs web www.surakarta.go.id
• Agama Islam (78,66%)
Kristen (21,01%)
Protestan (13,94%)
Katolik (7,07%)
Buddha 0,23%
Hindu 0,07%
Lainnya 0,03%[1]
Flora Sirih
Negara  Indonesia
• Suku bangsa Jawa, Tionghoa, Arab, Tamil.
Kelurahan 54
Fauna Punai Manten
Kode telepon 0271
• Total 519.587
Ketinggian 93 - 98 m (−229 ft)
• Kepadatan 11.798,06/km2 (3,055,680/sq mi)
Provinsi Jawa Tengah
• Bahasa Jawa, Indonesia
Kecamatan 5
Hari jadi 17 Februari 1745
Zona waktu WIB (UTC+7)