Sigit Pamungkas
Sigit Pamungkas

Sigit Pamungkas

Sigit Pamungkas (Lahir di Sragen 4 April 1976; umur 44 tahun) adalah seorang ahli pemilu dan demokrasi. Saat ini bekerja sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden dan Dosen di Jurusan Ilmu Pemerintahan (Sekarang Departemen Politik dan Pemerintahan), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.Ia meraih gelas Sarjana Ilmu Politik dari UGM tahun 2001, menjadi asisten dosen pada 2003 dan diangkat menjadi dosen pada tahun 2005. Ia melanjutkan jenjang pendidikan S2-nya di perguruan tinggi yang sama dan lulus tahun 2010. Ia diangkat sebagai ketua divisi cluster Intermediary, Politics and Government (Polgov), Jurusan Politik dan Pemerintahan, Fisipol UGM.Ia aktif sebagai peneliti dan penulis, tulisannya banyak dimuat di berbagai media lokal dan nasional. Hasil penelitiannya telah diterbitkan menjadi buku antara lain: "Perihal Pemilu" (2009), "Krisis Demokrasi Elektoral" (2010), "Kepartaian, Pemilu dan Perilaku Politik" (2010), Partai Politik: Teori dan Praktik di Indonesia (2011).Sigit Pamungkas terpilih sebagai anggota Komisioner KPU RI periode 2012-2017 sebagai anggota yang paling muda saat itu (36 tahun). Sempat mencalonkan diri kembali sebagai Komisioner KPU RI 2017-2022 bersama dengan 4 anggota KPU petahana yang lain namun tidak terpilih. Selanjutnya bersama teman-temannya sesama anggota KPU RI 2012-2017 yaitu Hadar Nafis Gumay, Ferry Kurnia Rizkiansyah dan Juri Ardiantoro, Ia mendirikan Network for Democracy and Electoral Integrity (NETGRIT).Bersama eks Komisioner KPU RI 2012-2017 lainnya Sigit Pamungkas mendirikan sekaligus menjadi presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) periode 2018-2023, suatu organisasi yang menghimpun alumni penyelenggara pemilu se-Indonesia. Soal Keahliannya, Ia menekuni isu-isu birokrasi, demokrasi, kepartaian, dan pemiluDalam karier organisasinya, Sigit Pamungkas terpilih sebagai Presidium Majlis Nasional KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) periode 2017-2022 sebagai presidium termuda dalam sejarah KAHMI.