Manchukuo
Manchukuo

Manchukuo

Manchukuo (Hanzi Tradisional: 滿洲國; Hanzi Sederhana: 满洲国; Pinyin: Mǎnzhōuguó; bahasa Jepang: 滿洲国; arti harfiah: "Negara Manchuria") adalah sebuah negara boneka yang berdiri di daerah Timur Laut Tiongkok dan Mongolia Dalam, yang diperintah dalam bentuk monarki konstitusional. Wilayah ini secara umum dikenal sebagai Manchuria olah orang Barat dan orang Jepang, yang ditetapkan oleh mantan penguasa Tiongkok, Dinasti Qing sebagai "tanah air" kelompok etnis keluarga penguasa yaitu Bangsa Manchu, namun orang-orang Manchu tersebut sendiri tidak pernah menggunakan kata "Manchuria" (滿洲) sebagai nama tempa yang merujuk ke daerah ini.Pada tahun 1931, daerah ini diserang dan berhasil dikuasai oleh Jepang setelah Insiden Mukden dan satu tahun kemudian pemerintah pro-Jepang didirikan di wilayah ini dengan Puyi, kaisar Qing terakhir, sebagai regent dan kaisar (secara nominal).[2] Pemerintahan Manchukuo dihapuskan setelah kekalahan Kekaisaran Jepang pada akhir Perang Dunia II. Daerah yang secara formal dikuasai oleh negara boneka ini diserang dan berhasil dikuasai oleh tentara Soviet pada Agustus 1945,[3] dan secara formal diserahkan ke administrasi Tiongkok pada tahun berikutnya.[4]Meskipun nama negara ini menggunakan kata Manchu, orang-orang Manchu hanya menjadi minoritas di negara ini, dan Han Tiongkok menjadi penduduk mayoritas. Populasi orang-orang Korea bertambah pada zaman Manchukuo. Di samping suku-suku tersebut terdapat juga bangsa minoritas, seperti orang Jepang, Mongol, Rusia Putih, dan lainnya. Namun, daerah mayoritas berbangsa Mongol yang ada di Manchukuo barat diperintah di bawah sistem yang sedikit berbeda karena pengakuan dari tradisi Mongolia di sana. Bagian selatan Semenanjung Liaodong diperintah oleh Jepang sebagai Wilayah Sewaan Kwantung.

Manchukuo

• 1932–1934 Aisin-Gioro Puyi
Mata uang Yuan Manchukuo
Kepala Eksekutif  
• 1932–1935 Zheng Xiaoxu
Era Sejarah Periode antar perang · Perang Dunia II
Perdana Menteri  
• 1935–1945 Zhang Jinghui
• Diproklamasikan 18 Februari 1932
Status Negara boneka Jepang
Ibu kota Hsinking (Changchun)
(sebelum 9 Agustus 1945)
Tonghua (Linjiang)
(sebelum 18 Agustus 1945)
• 1934–1945 Kangde (Aisin-Gioro Puyi)
Bahasa yang umum digunakan Jepang
Mandarin
Mongolia
Manchu (tidak resmi)[1]
• Dibubarkan Augustus 1945
Sekarang bagian dari  Tiongkok
Pemerintahan Negara partai tunggal di bawah monarki konstitusional
Legislatif Majelis Legislatif
Kaisar