Masalah definisi dan latar belakang Eksistensialisme

Label eksistensialisme dan eksistensialis sering dipandang sebagai kemudahan sejarah saja karena kedua istilah itu pertama kali digunakan kepada beberapa filsuf setelah mereka telah lama meninggal. Meskipun eksistensialisme secara umum ditengarai dimulai oleh Kierkegaard, tetapi filsuf eksistensialis besar pertama yang menggunakan istilah tersebut untuk memperkenalkan diri adalah Jean-Paul Sartre. Sartre mengedepankan ide bahwa "yang dimiliki semua filsuf eksistensialis adalah doktrin fundamental bahwa eksistensi mendahului esensi", sebagaimana dijelaskan oleh Frederick Copleston.[20] Menurut filsuf Steven Crowell, mendefinisikan eksistensialisme memang sedikit sulit, dan ia mengatakan bahwa sebaiknya istilah ini dipahami sebagai pendekatan umum yang dapat digunakan untuk menolak filsafat sistematis tertentu, daripada menggunakannya untuk merujuk pada suatu filsafat sistematis.[1]

Terdapat klaim bahwa Kierkegaard mengadopsi istilah "eksistensialisme" (atau setidaknya istilah "eksistensial" sebagai penggambaran filsafatnya) dari penyair dan kritikus sastra Norwegia, Johan Sebastian Cammermeyer Welhaven.[21] Klaim ini bermula dari dua sumber. Seorang filsuf Norwegia, Erik Lundestad, mengingat filsuf Denmark, Fredrik Christian Sibbern. Sibbern konon pernah terlibat dalam dua percakapan pada tahun 1841, yang pertama dengan Welhaven dan yang kedua dengan Kierkegaard. Dalam percakapan ini, Welhaven diperkirakan menciptakan "sebuah kata yang menurutnya mampu merujuk pada semacam cara berpikir, yang bersikap intim dan positif terhadap kehidupan, suatu hubungan kepada kehidupan yang dikatakannya sebagai eksistensial."[22] Sibbern kemudian membawakan istilah ini kepada Kierkegaard.

Klaim kedua datang dari sejarawan Norwegia, Rune Slagstad, yang mengklaim bahwa Kierkegaard sendiri mengatakan bahwa istilah "eksistensial" dipinjam dari sang penyair. Ia amat percaya bahwa Kierkegaard sendiri yang mengatakan bahwa "kaum Hegelian tidak mempelajari filsafat secara eksistensial; istilah ini saya pinjam dari Welhaven, yang dengannya waktu itu saya berbicara tentang filsafat."[23]

Referensi

WikiPedia: Eksistensialisme http://publish.uwo.ca/~dmann/waking_essay.htm http://www.existential-therapy.com/Arts/Movies.htm http://www.friesian.com/existent.htm http://www.horrorreview.com/essay/eglovecraft12008... http://www.latimes.com/entertainment/news/movies/l... http://www.nybooks.com/articles/archives/2014/jun/... http://www.realcleardefense.com/articles/2016/02/1... http://www.tameri.com/csw/exist/ http://www.tfd.com/despair http://www.columbia.edu/cu/augustine/arch/nihilism...