Agama Eksistensialisme

Pembacaan eksistensialis atas Alkitab harus didasarkan pada kemampuan sang pembaca untuk menyadari bahwa ia adalah suatu subjek yang memperlakukan kata-kata tersebut sebagai semacam memori atas berbagai kejadian yang terjadi di masa lampau. Hal ini dikontraskan dengan pembacaan Alkitab sebagai suatu koleksi "kebenaran" yang berada di luar dan tidak berhubungan dengan sang pembaca namun mengadakan semacam rasa kenyataan atau iman. Sang pembaca tidak diwajibkan untuk mengikuti perintah-perintah tersebut seakan-akan ada agen eksternal yang memaksakan keturutan, tetapi membaca seolah sedang berada di dalam kisah-kisah Alkitab itu dan kisah-kisah itu membantu mereka dari dalam. Kierkegaard bertanya: "Siapa yang tugasnya lebih sulit: sang pengajar yang mengajarkan hal-hal tentang betapa jauhnya meteor dari kehidupan nyata, atau seorang murid yang harus menggunakan ilmu tersebut?"[44]

Referensi

WikiPedia: Eksistensialisme http://publish.uwo.ca/~dmann/waking_essay.htm http://www.existential-therapy.com/Arts/Movies.htm http://www.friesian.com/existent.htm http://www.horrorreview.com/essay/eglovecraft12008... http://www.latimes.com/entertainment/news/movies/l... http://www.nybooks.com/articles/archives/2014/jun/... http://www.realcleardefense.com/articles/2016/02/1... http://www.tameri.com/csw/exist/ http://www.tfd.com/despair http://www.columbia.edu/cu/augustine/arch/nihilism...