Spesifikasi teknis Cakram_laser

Cakram laser mempunyai diameter 11.81 inchi (30 cm) dan terbuat dari cakram aluminium dua sisi yang dilapisi oleh plastic. Walau terlihat seperti cakram digital atau DVD namun cakram laser menggunakan format video dan audio analog.

Audio

Audio dalam cakram laser dapat disimpan dalam format analog atau digital serta berbagai variasi format surround sound; NTSC dapat membawa dua track audio analog serta dua track uncompressed PCM digital audio atau PAL yang dapat membawa sepasang track audio, digital maupun analog. Tidak seperti DVD yang membawa Dolby Digital audio dalam bentuk digital, cakram laser menyimpan Dolby Digital dalam frekuensi yang telah dimodulasi di dalam track yang umumnya digunakan untuk audio analog. Untuk mengekstraksi dari Dolby Digital dari cakram laser dibutuhkan pemutar yang telah dilengkap output “AC-3RF” dan demodulator eksternal selain AC-3 decoder.

Kualitas audio pada saat itu tak tertandingi namun kualitas audio analog sangat bergantung kepada kondisi cakram dan alat pemutarnya. Banyak pemutar cakram laser pada tingkatan early dan lower-end yang mempunyai komponen audio analog yang buruk dan banyak cakram yang memiliki kualitas audio yang buruk. Hanya sedikit DiscoVision dan cakram laser pada masa awal yang mempunyai opsi audio digital namun banyak dari film tersebut yang audionya digantikan menjadi audio digital setelah re-issues oleh Universal. Banyak cakram yang pada awalnya membawa track stereo analog yang digantikan dengan track audio Dolby Stereo dan Dolby Surround dalam format digital sehingga membantu meningkatkan kualitas audio. Cakram analog setelah itu mulai diaplikasikan dengan CX Noise Reduction untuk meningkatkan rasio gangguan sinyal dari audionya.

Hardware

Perangkat pemutar pada masa awal (1978-1984) menggunakan tabung laser helium-neon untuk membaca cakram dan mempunyai lampu merah-oranye dengan panjang gelombang 628 Nanometer, sedangkan perangkat pemutar solid-state menggunakan diode semikonduktor laser infra merah dengan panjang gelombang 780 Nanometer.

Pada bulan Maret 1984, Pioneer meluncurkan perangkat pemutar solid-state laser pertamanya, yaitu LD-700. Perangkat tersebut merupakan pemutar cakram laser pertama dengan penampang cakram di bagian muka dan dapat bergerak ke dalam dan ke luar, bukan penampang atas. Setelah peluncuran ini, laser gas tidak lagi digunakan dalam perangkat pemutar, hal ini dikarenakan laser gas helium-neon mempunyai panjang gelombang yang pendek dan dapat menimbulkan sedikit cacat pada cakram. Laser gas helium-neon digantikan oleh diode laser solid-state.

Kebanyakan mesin pemutar merupakan mesin pemutar satu sisi sehingga penonton harus memutar cakram secara manual untuk menonton sisi cakram yang satunya. Sejumlah pemutar lainnya dibuat agar dapat memutar kedua sisi cakram secara otomatis; pada akhir sisi cakram pertama atau dengan perintah penonton, mesin dapat mengubah arah rotasi cakram dan memindahkan laser secara simultan ke sisi lain cakram dan memutarnya kembali.

Combi-players

Pemutar cakram laser yang diproduksi setelah pertengahan 1980 umumnya dapat juga memutar audio CD. Pemutar ini menyediakan tempat untuk menaruh CD berukuran 12 cm (4.7 inchi).Pada tahun 1996, Pioneer meluncurkan model pertama pemutar combi DVD/LD di Jepang dengan seri DVL-9. Walau pemutar combi DVD/LD menawarkan performa cakram laser yang lebih baik, tetapi tidak sebanding apabila dibandingkan dengan perangkat pemutar cakram laser high end seperti Pioneer Elite CLD-00 dan Pioneer Hi-Vision/MUSE HLD-X9.

High-end Japanese players

Pemutar cakram laser tertentu di Jepang dianggap memiliki kualitas yang lebih tinggi atau mempunyai kapasitas pemutaran yang lebih besar dibandingkan dengan unit di Amerika Utara dan secara rutin diimport oleh penggemar cakram laser di Jepang. Unit-unit ini adalah CLD-R7G, LD-S9, HLD-X9 dan HLD-X0 yang diproduksi oleh Pioneer dan tiga diantaranya memiliki teknologi yang tidak didapati dalam pemutar laser cakram di wilayah Amerika Utara.

Cakram laser PAL

Cakram laser PAL mempunyai waktu putar yang lebih lama dibandingkan dengan cakram berformat NTSC, tetapi memiliki opsi audio yang lebih sedikit. Cakram PAL hanya memiliki 2 track audio (2 track analog atau 2 track digital). Sebagai perbandingannya, format baru NTSC pada cakram laser memungkinkan 4 track dengan 2 track digital dan analog meskipun format lama NTSC yang dibuat sebel tahun 1984 hanya mempunyai 2 track audio analog.