Sejarah Cakram_laser

Teknologi penggunaan cakram transparan yang digunakan pada cakram laser berasal dari penemuan David Paul Gregg mengenai cakram optic pada tahun 1958 dan dipatenkan pada tahun 1961 dan pada tahun 1969 paten sistem cakram transparan ini dijual kepada Philips. MCA juga turut berandil dalam pengembangan ini setelah mengakuisisi perusahaan Gregg bernama Gauss Electrophusics pada awal tahun 1960. Pada tahun 1969, Philip mengembangkan cakram video dalam mode reflektif yang mempunyai keuntungan lebih besar dibanding mode tranparan. MCA dan Philips pada akhirnya bekerja sama dalam pengembangan ini agar dapat menjual film dalam format cakram laser.

Prototype pemutar cakram laser pertama kali didemonstrasikan kepada publik pada tahun 1969 oleh Philips dan mulai dipasarkan pada tahun 1978 di Atlanta, Amerika Serikat.DiscoVision merupakan nama yang berkaitan dengan format video cakram laser. Nama ini merupakan nama asli dari format “Reflective Optical Videodisc System” atau yang dikenal sebagai LaserVision atau cakram laser (LD).

Bentuk kerjasama Philips dan MCA ialah Philips memproduksi pemutar dan MCA memproduksi cakram di bawah divisi yang dimilikinya yang bernama MCA DiscoVision Inc yang dibentuk pada tahun 1969 dan mengeluarkan film-film dari Universal Studios, Warner Bros. Pictures, Paramount, Avco Embassy, WGBH Boston, Fox dan Disney. namun karena kerjasama ini tidak terlalu berhasil maka kerjasama ini dihentikan.

Penerus MCA DiscoVision ialah Discovision Asscoates DVA yang terbentuk dari kerjasama IBM dan MCA. Merger ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari DiscoVision namun pada perkembangannya tidak satupun kemajuan yang terjadi. Pada tahun 1989, Pioneer mengakuisisi DiscoVision Associates. Salah satu penyebab kegagalan kerjasama tersebut ialah karena format cakram laser tidak sukses dan tidak terlalu dikenal di wilayah America Serikat dikarenakan harga pemutarnya yang mahal, hal ini berbeda dengan kondisinya di Jepang dan wilayah Asia Tenggara.

Film dalam format cakram laser pertama kali yang dipasarkan ialah Jaws yang dikeluarkan oleh MCA DiscoVision pada tahun 1978. Dua film terakhir yang dikeluarkan di wilayah Amerika Utara adalah Sleepy Hollow dan Bringing Put the Dead yang diproduksi oloh Paramount pada tahun 2000. Pioneer memproduksi pemutar cakram laser hingga pada awal tahun 2009 memutuskan untuk menghentikan produksinya, model pemutar terakhir yang dibuat oleh Pioneer ialah DVL-919 (DVD/LD/CD), CLD-R5 (LD/CD), DVK-900 (DVD/LD karaoke system), and DVL-K88 (DVD/LD compatible karaoke player).

Pada tahun 1998, diperkirakan 2% (sekitar 2 juta) rumah tangga di Amerika Serikat mempunyai pemutar cakram laser. Pada tahun 1999, pemutar cakram laser dimiliki oleh 10% rumah tangga di Jepang. Cakram laser diluncurkan pada 10 Juni 1981 dengan total 3,6 juta pemutar cakram laser dijual di Jepang. 16,8 juta pemutar cakram laser dijual di seluruh dunia dan 9,5 juta diantaranya dijual oleh Pioneer.

Pada saat ini, DVD telah sepenuhnya menggantikan cakram laser di pasar retail Amerika Utara. Di Eropa, format ini jarang digunakan, format ini digunakan oleh British Broadcasting Corporation (BBC) untuk BBC Domesday Projectin pada pertengahan tahun 1980, yaitu sebuah proyek berbasis di sekolah untuk memperingati 900 tahun sejak Domesday Book asli berada di Inggris.