Ballon_d'Or
Ballon_d'Or

Ballon_d'Or

Ballon d'Or (pengucapan bahasa Prancis: [balɔ̃ dɔʁ], "Bola Emas") adalah sebuah penghargaan sepak bola tahunan. Penghargaan ini diberikan kepada pemain yang terpilih karena telah melakukan yang terbaik pada musim sebelumnya. Penghargaan ini digagas oleh penulis majalah France Football, Gabriel Hanot, yang meminta rekan-rekannya untuk memilih pemain terbaik di Eropa pada tahun 1956. Pemenang perdananya adalah Stanley Matthews dari Blackpool.[1]Awalnya, hanya wartawan hanya dapat memilih pemain asal negara Eropa yang bermain di klub-klub Eropa, yang berarti bahwa pemain seperti Diego Maradona (yang bermain di klub sepak bola Eropa, tetapi bukan berasal dari Eropa) dan Pelé (yang tidak bermain untuk klub Eropa juga tidak dari Eropa) tidak memenuhi syarat untuk menerima penghargaan ini.[2] Perubahan aturan diberlakukan pada tahun 1995 sehingga memungkinkan pemain-pemain non-Eropa untuk mendapatkan penghargaan ini jika mereka bermain untuk klub Eropa. Pemain non-Eropa pertama yang memenangkan penghargaan ini adalah pemain A.C. Milan, George Weah pada tahun yang sama.[3] Pada tahun 2007, setiap pemain di dunia memenuhi syarat untuk dipilih dan terpilih, dan wartawan yang memiliki hak pilih juga semakin banyak; 96 wartawan dari seluruh dunia memilih lima pemain, sebelumnya hanya 52 wartawan yang berbasis di Eropa pada tahun 2006.[4]Ballon d'Or dan penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA digabungkan pada tahun 2010 dan pemain pria terbaik di dunia sejak saat itu telah dianugerahi FIFA Ballon d'Or setiap tahunnya.[5] Pada tahun 2016, Ballon d'Or kembali menjadi milik majalah France Football setelah kontrak dengan FIFA habis.