Ekonomi Australia

Tambang Emas Super di Kalgoorlie, tambang terbuka paling besar di Australia.[173]

Australia menganut sistem ekonomi pasar dengan PDB per kapita yang tinggi, dan angka kemiskinan yang rendah. Dolar Australia adalah satuan mata uang negara ini, termasuk pula Pulau Natal, Kepulauan Cocos (Keeling), dan Pulau Norfolk, juga negara-negara kepulauan Pasifik yang merdeka, yakni Kiribati, Nauru, dan Tuvalu. Setelah penggabungan Australian Stock Exchange, dan Sydney Futures Exchange pada tahun 2006, kini Bursa Efek Australia menjadi bursa saham terbesar ke-9 di dunia.[174]

Menempati peringkat ketiga dalam Indeks Kebebasan Ekonomi (2010),[175] Australia adalah ekonomi terbesar ke-13 di dunia, dan memiliki PDB per kapita terbesar ke-9 di dunia; lebih tinggi daripada Britania Raya, Jerman, Prancis, Kanada, Jepang, dan Amerika Serikat. Negara ini menduduki peringkat kedua dalam hal Indeks Pembangunan Manusia PBB Tahun 2010, dan menduduki peringkat pertama dalam hal Indeks Kemakmuran yang diterbitkan oleh Legatum pada Tahun 2008.[10] Semua kota besar di Australia tidak lagi menjadi objek survei kelayak-hunian komparatif dunia, oleh karena telah melampaui syarat-syarat yang ditentukan;[176] Melbourne mencapai tempat kedua dalam kriteria kota yang paling layak huni di dunia pada tahun 2008 menurut The Economist', diikuti oleh Perth (ke-4), Adelaide (ke-7), dan Sydney (ke-9)[177] Keseluruhan utang pemerintah di Australia adalah sebesar $ 190 miliar.[178] Harga rumah di Australia adalah di antara yang termahal, sedangkan beberapa level utang rumah tangga adalah di antara yang terbesar di dunia.[179]

Tujuan dan nilai ekspor Australia pada tahun 2006[180]

Penguatan ekspor komoditas, melebihi barang-barang manufaktur telah mendukung kenaikan signifikan rasio perdagangan Australia sejak awal abad ini, karena naiknya harga komoditas. Australia memiliki neraca pembayaran yang lebih besar daripada 7% PDB negatif, dan memiliki defisit current account selama lebih daripada 50 tahun.[181] Rerata pertumbuhan ekonomi tahunan Australia adalah sebesar 3,6% selama 15 tahun, pembandingnya adalah rerata tahunan OECD sebesar 2,5%.[181] Terdapat opini yang berbeda-beda menurut bukti apakah Australia salah satu dari sedikit negara OECD yang terhindar dari kelesuan pada Krisis ekonomi 2008 ataukah tidak.[182][182][183] Enam mitra dagang utama Australia mengalami kelesuan ekonomi yang pada gilirannya memengaruhi Australia, dan pertumbuhan ekonomi menghambat negara ini selama beberapa tahun.[184][185]

Pada 1980-an, Partai Buruh, dipimpin oleh Perdana Menteri Bob Hawke, dan Bendahara Paul Keating, memulai proses pemodernan ekonomi Australia dengan mengambangkan dolar Australia pada 1983, dan mengatur sistem keuangan.[186]

Jumlah penduduk Brisbane tumbuh 2% per tahun antara tahun 1998 dan 2003.

Sejak 1996, pemerintahan Howard telah melanjutkan proses reformasi ekonomi mikro, termasuk deregulasi sebagian dari pasar tenaga kerja, dan penswastaan BUMN, terutama industri telekomunikasi. Reformasi yang cukup dalam sistem pajak tak langsung dicapai pada Juli 2000 dengan diperkenalannya pajak barang, dan jasa (goods and service tax; GST) sebesar 10% yang sedikit mengurangi ketergantungan terhadap pajak pemasukan pribadi, dan perusahaan yang masih melambangkan sistem pajak Australia.[187][188][189]

Ekonomi Australia tidak mengalami resesi sejak awal 1990-an. Pada Juli 2005, pengangguran masih dalam kisaran 5%. Sektor jasa, termasuk pariwisata, pendidikan, dan jasa finansial membentuk 69% dari PDB. Pertanian, dan sumber daya alam hanya membentuk 3%, dan 5% dari PDB, tetapi cukup membantu banyak dalam ekspor Australia. Pasar ekspor Australia terbesar termasuk Jepang, Tiongkok, AS, Korea Selatan, dan Selandia Baru. Hal yang menjadi perhatian para ekonomis termasuk defisit anggaran (current account deficit), dan juga tingkat hutang luar negeri bersih (net foregin debt) yang tinggi.

Pada Januari 2007, angka pengangguran mencapai 10.033.480 penduduk, dengan laju sebesar 5,1%.[190] Pengangguran muda (15-24) menaik dari 8,7% sampai 9,7% pada 2008-2009.[191] Pada dasawarsa lalu, inflasi berada pada kisaran 2–3%, dan suku bunga dasar 5–6%. Ekonomi sektor jasa, termasuk pariwisata, pendidikan, dan jasa keuangan, terhitung sebesar 70% PDB.[192] Kendati pertanian, dan sumber daya alam terhitung hanya 3%, dan 5% PDB (masing-masing), mereka bersumbangsih bagi kinerja ekspor. Pasar ekspor terbesar Australia adalah Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Selandia Baru.[193] Australia adalah pengekspor minuman anggur terbesar ke-4 di dunia, dalam industri yang menyumbang $ 5,5 miliar per tahun bagi ekonomi nasional.[194]

Referensi

WikiPedia: Australia http://www.1degree.com.au/files/AdvertiserPartwork... http://www.asx.com.au/about/pdf/asx_speech_eric_ma... http://www.canberratimes.com.au/news/national/nati... http://www.couriermail.com.au/money/money-matters/... http://www.dailytelegraph.com.au/news/well-be-a-na... http://www.news.com.au/breaking-news/kevin-rudd-to... http://www.news.com.au/national/kevin-rudd-outline... http://corporate.olympics.com.au/index.cfm?p=25 http://www.rantang.com.au http://www.sbs.com.au/food/cuisineindex/RecipeByCu...